Apa Itu Hard Cap, Soft Cap, dan Market Cap?

goosebit advertise 728x90 cheap promotion

Perkembangan dunia cryptocurrency kini kian pesat. Cryptocurrency seakan menjadi pilihan baru bagi orang yang ingin berinvestasi. Salah satu cara berinvestasi di dunia cryptocurrency yang umum sekarang dilakukan adalah dengan mengikuti Initial Coin Offering (ICO). Jika Anda belum memahami apa itu ICO, Anda bisa membaca postingan di blog ini beberapa waktu yang lalu yang membahas¬†apa itu ICO, keuntungan, dan kerugiannya. Namun, bagi Anda yang kini sudah mulai bergelut dengan ICO, mungkin Anda sering bingung mendengar, membaca, atau membedakan istilah-istilah kapitalisasi dalam ICO. Tak khayal pertanyaan seperti “Apa Itu Hard Cap, Soft Cap, dan Market Cap?”, kadang sering berputar di pikiran Anda. Hard Cap dan Soft Cap adalah fundraising goals yang bisa dikatakan sebagai salah satu tolak ukur untuk mengetahui tingkat keberhasilan suatu project saat tahap ICO dilakukan. Sedangkan Market Cap adalah nilai total suatu project saat telah berada di pasaran. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa menyimaknya satu per satu di bawah ini.

Apa itu Soft Cap?

Soft Cap adalah target pendanaan minimal yang harus dicapai oleh suatu project demi keberlangsungan pengembangan project tersebut ke tahap selanjutnya. Singkatnya, Soft Cap adalah perkiraan dana minimal untuk dapat menjalankan project tersebut. Jika pada masa ICO target Soft Cap tidak dapat dicapai, maka dana investor yang telah masuk akan dikembalikan, dan project biasanya tidak akan dilanjutkan.

Apa itu Hard Cap?

Hard Cap adalah jumlah dana maksimal yang ingin dicapai oleh suatu project melalui tahap ICO. Jika project terkait telah berhasil menggalang dana sejumlah batas Hard Cap yang ditentukan, maka tahap ICO akan dihentikan walau periode ICO belum selesai sekali pun. Biasanya, suatu project akan menentukan batas Hard Cap mereka setinggi mungkin untuk mendapatkan dana segar demi kelancaran development project mereka.

Apa itu Market Cap?

Market Cap adalah representasi dari nilai suatu koin di pasaran. Rumus untuk mengetahui Market Cap dari suatu koin adalah dengan cara mengalikan Circulating Supply dengan harga aktual koin tersebut di pasaran. Market Cap adalah hal yang sangat penting karena menandakan seberapa berharga suatu perusahaan (dalam hal ini produk cryptocurrency) tersebut di mata ekonomi global atau para investor.

Apa Itu Hard Cap, Soft Cap, dan Market Cap, Hard Cap Adalah, Hard Cap Adalah, Soft Cap Adalah

Contohnya:
Koin A memiliki harga $1 per koin di market, dengan circulating supply 10.
Koin B memiliki harga $0.5 per koin di market, dengan circulating supply 100.
Secara harga,  koin A memang lebih tinggi harganya daripada koin B. Namun, berdasarkan Market Cap-nya, koin B lebih tinggi nilainya ($0.5 x 100 = $50).

Analoginya:
Perusahaan A menjual panci seharga Rp50.000 per panci. Perusahaan tersebut memproduksi 1.000.000 panci.
Perusahaan B menjual cincin emas seharga Rp1.000.000 per cincin. Perusahaan tersebut memproduksi 1.000 cincin.
Menurut Anda, perusahaan manakah yang memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran?

Tingginya harga dari suatu cryptocurrency tidak dapat digunakan sebagai acuan seberapa bernilainya cryptocurrency tersebut di pasar global. Market Cap lah yang menentukan bagaimana cryptocurrency tersebut dinilai oleh ekonomi global.

Biasanya, semakin kecil Market Cap, maka semakin besar potensi profit yang bisa diperoleh. Namun, hal ini juga berbanding lurus dengan besaran risiko yang bisa didapatkan. Sederhananya, potensi fluktuasi harga yang bisa terjadi sangatlah tinggi, karena dengan jumlah uang yang sedikit, harga sudah bisa berubah dengan sangat drastis saat trading dilakukan.