Bank Indonesia Larang Bitcoin sebagai Metode Pembayaran

goosebit advertise 728x90 cheap promotion

Laporan terbaru menunjukkan bahwa bank sentral Indonesia, Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menindak kembali Bitcoin. Mereka menyatakan bahwa Bitcoin bukan merupakan alat tukar dan pembayaran yang sah atau diakui di Indonesia. Bank Indonesia larang Bitcoin sebagai metode pembayaran transaksi di Indonesia.

Indonesia melanjutkan sikapnya perihal cryptocurrency

Pada bulan Februari 2014, Reuters melaporkan bahwa Indonesia telah memutuskan untuk melarang penggunaan mata uang digital. Pernyataan pers yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia saat itu berbunyi, “Bitcoin dan mata uang virtual lainnya bukanlah alat pembayaran maupun mata uang yang sah di Indonesia. Masyarakat disarankan untuk berhati-hati tentang Bitcoin dan mata uang virtual lainnya”.

Tak lama kemudian, Indonesia memutuskan untuk mempertimbangkan kembali sikapnya pada mata uang digital, dan oleh sebab itu mengabaikan pengguna perorangan, bitcoin exchange, dan layanan bisnis yang melibatkan penggunaan mata uang digital.

Penutupan Toko Bitcoin dan Bitbayar

Sepertinya pengumuman Bank Indonesia larang Bitcoin sebagai metode pembayaran ini telah menyebabkan penutupan Toko Bitcoin dan Bitbayar, dua platform pembayaran Bitcoin yang beroperasi di Indonesia. Bitbayar adalah sebuah alternatif untuk layanan seperti BitPay. Bitbayar telah mengumumkan akan menghentikan layanannya mulai 1 November. Pengguna dihimbau untuk menarik seluruh dana mereka sebelum akhir bulan ini. Selain itu, Toko Bitcoin, yang populer karena memungkinkan pelanggan membeli voucher listrik dan pulsa, telah memutuskan untuk berhenti menerima mata uang digital sebagai alat pembayaran.

Walaupun laporan menunjukkan bahwa tidak ada permintaan resmi yang diajukan oleh bank sentral terhadap kedua perusahaan ini, penting untuk digarisbawahi bahwa Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, menyatakan bahwa Bitcoin bukanlah metode pembayaran yang sah dan jika masih tetap digunakan, maka penindakan akan dilakukan. Tidak lama sebelumnya, mata uang digital bisa dijadikan metode pembayaran asalkan harga dalam mata uang nasional Indonesia, Rupiah.

Keputusan Bank Indonesia larang Bitcoin sebagai metode pembayaran ini kemungkinan akan berdampak negatif pada banyak bisnis fintech dan perusahaan start-up yang beroperasi di Indonesia, karena sebagian besar sekarang harus mempertimbangkan kembali pasar mereka atau memindahkan operasinya ke tempat lain. Namun, pertukaran Bitcoin akan terus beroperasi dengan bebas di Indonesia.

Sumber: Themerkle.com