Skema Pump dan Dump Cryptocurrency di Telegram

goosebit advertise 728x90 cheap promotion

Pump dan Dump

Telegram merupakan sebuah layanan instant messaging yang didirikan oleh Pavel Durov. Dilansir dariĀ Business Insider, Telegram saat ini banyak digunakan oleh scammer cryptocurrency untuk mengkoordinasikan skema pump dan dump. Para scammer ini menciptakan kelompok eksklusif dimana mereka berbagi informasi dan mengatur strategi untuk mendapatkan keuntungan dari kerugian yang diderita oleh para trader yang tidak sadar. Fenomena pump dan dump tidak jarang terjadi di bursa perdagangan lain, terutama saham dan pasar ekuitas. Namun, peraturan ketat yang dikenakan pada pasar tersebut membuat manipulasi harga semacam ini ilegal, berlawanan dengan dunia cryptocurrency yang tidak diatur.

Kerugian Pump dan Dump

Aplikasi yang berasal dari Rusia ini, tampaknya menjadi tempat utama di mana skema pump dan dump banyak dilakukan. Seperti yang dilaporkan oleh Business Insider, sejumlah channel Telegram dirancang khusus untuk memanipulasi pasar semacam ini, contohnya seperti channel PumpKing Community, Crypto4Pumps, dan We Pump. Komunitas ini menyediakan tempat untuk para scammer dalam mendapatkan peserta yang kemudian membantu pergerakan harga.

Channel pump dan dump di telegram buatan para scammer

Channel-channel ini menawarkan informasi tentang pump koin tertentu kepada mereka yang berlangganan dan kemudian mendorong pelanggan untuk membeli dengan cepat. Setelah pembelian dan kenaikan harga yang dihasilkan meningkat, anggota menjangkau media sosial lainnya, mendorong pembelian lebih lanjut dari korban yang tidak menaruh curiga. Seiring harga terus meningkat, para pumper (orang yang melakukan pump) mulai menjual assetnya tersebut dan menyebabkan kepanikan pasar yang berujung pada panic sell dan harga yang terus merosot (dump).

Para korban pump dan dump ini pada akhirnya akan mendapatkan nilai koin yang dibelinya bernilai lebih rendah dari sebelum aktivitas penipuan tersebut dilakukan. Seluruh proses pump dan dump ilegal ini adalah sebuah scam. Dengan masuknya SEC dan badan regulator internasional lainnya, fenomena ini mungkin akan dibatasi. Namun, untuk saat ini, trader atau calon pembeli koin harus menghindari lompatan harga seperti itu kecuali terdapat fundamental yang kuat yang memberikan alasan untuk perubahan tersebut terjadi.

Sumber: Cointelegraph.com