5 Tips Menjaga Wallet Bitcoin Agar Tetap Aman

goosebit advertise 728x90 cheap promotion

Wallet (dompet) Bitcoin merupakan tempat untuk menyimpan uang Bitcoiner dalam bentuk Bitcoin. Bitcoin merupakan salah satu jenis Cryptocoin paling mahal saat ini, sehingga banyak para hacker “black hat” yang mengincar Bitcoin dari wallet para Bitcoiners yang sedikit lengah, hingga saat ini sudah banyak Bitcoiner yang kehilangan Bitcoin dari wallet miliknya terutama wallet berbasis web seperti Blockchain.
Agar terhindar dari kejadian-kejadian seperti itu, simak 5 Tips Menjaga Wallet Bitcoin Agar Tetap Aman berikut ini.

1. Jangan pernah memberikan private key wallet anda
Private key adalah hal yang sangat vital dari wallet anda, ibarat tubuh manusia private key seperti jantungnya wallet anda jika anda berikan kepada orang lain ibarat anda memberikan jantung anda sendiri kepada orang lain. Mengapa? Karena private key dapat anda gunakan untuk memindahkan wallet anda dari layanan wallet yang satu ke yang lainnya, contoh anda memiliki wallet di Blockchain dan anda ingin berganti layanan ke Coinbase hal ini bisa dilakukan tanpa berganti alamat wallet dengan cara memasukkan private key ke layanan wallet baru anda. Contoh kasus yang banyak dijumpai, si A menjanjikan hadiah kepada si B 0.008 BTC/ wallet, untuk mendapatkan hadiah tersebut si A meminta private key wallet yang dibuat sebelum bulan Mei, dan anda memberikan private key wallet anda ke si A maka jangan heran jika isi Bitcoin anda akan habis atau berkurang sedikit demi sedikit karena si A sudah memiliki private key wallet anda yang bisa saja ia impor ke layanan wallet miliknya dengan demikian wallet anda sudah ada di tangan si A, jika si A ingin mengambil atau mengirim Bitcoin yang ada di wallet anda ke alamat wallet lain maka si A dapat melakukannya tanpa perlu masuk ke akun layanan wallet anda. Dari contoh kasus tersebut mungkin anda bertanya-tanya kenapa harus wallet yang dibuat sebelum bulan Mei atau bulan lainnya? Karena wallet tersebut sudah memiliki “jam terbang” yang cukup lama kecuali jika anda buat wallet tersebut tidak pernah anda gunakan untuk layanan apapun, faktanya walaupun saat memberikan private key wallet tersebut tidak ada isinya atau sudah anda kosongkan tapi kebanyakan wallet tersebut yang sudah digunakan untuk menarik hasil dari situs faucet atau mining yang artinya begitu pembayaran dari situs tersebut masuk ke wallet anda si A juga akan tahu jika ada dana masuk ke wallet. Maka dapat kita simpulkan bahwa ketika private key sudah anda berikan kepada orang lain maka mau sekuat apapun password dan keamanan yang anda gunakan akan sia-sia. Jika anda pernah melakukan ini dan merasa bahwa saldo bitcoin anda selalu berkurang atau mengirim ke wallet lain tanpa izin anda maka sebaiknya buat akun wallet baru.

2. Gunakan password yang kuat
Tips mengamankan akun wallet anda selanjutnya adalah dengan menggunakan password yang kuat, gunakan kombinasi huruf kecil dan besar, angka dan simbol. Jangan pernah gunakan tanggal lahir, nama kota atau yang sejenisnya karena akan mudah ditebak. Contoh: *&8WPeD1a.C0m(*&^%$.

3. Aktifkan Two Factor Authentification (2FA)
Pada umumnya wallet berbasis web dilengkapi fitur two factor authentification (2fa) yang dapat anda temukan di menu pengaturan akun karena wallet berbasis web dapat diakses darimanapun, fitur ini berfungsi untuk mengidentifikasi keabsahan akses masuk ke akun anda sekaligus dapat berfungsi sebagai pemberitahuan kepada pemilik akun, 2fa dapat berupa SMS, Google authentification, atau Authy authentification. Mungkin cara ini sedikit merepotkan tapi dengan cara ini akun anda lebih aman walaupun orang lain tahu password akun anda, tapi lain halnya jika anda pernah memberikan private key wallet anda karena akan sia-sia. Khusus untuk wallet berbasis software sangat dianjurkan untuk mengaktifkan fitur Encrypt password sehingga untuk membuka software wallet anda harus memasukkan password keamanan terlebih dahulu.

4. Teliti sebelum mengunjungi sebuah link
Kasus pencurian Bitcoin selanjutnya bisa saja berasal dari link yang sebelumnya pernah anda kunjungi yang telah disisi sebuah script phising untuk menginfeksi komputer anda dengan script merekam aktivitas yang anda lakukan di sebuah komputer. Link phising ini biasanya dikirim para pelaku ke email pada umumnya link yang tidak dapat dipercaya atau mengandung resiko akan masuk ke folder spam tapi tidak semua email yang ada di folder spam bersifat membahayakan, artinya dibutuhkan ketelitian dalam melihat URL/link yang ada pada email.

5. Jangan menyimpan Bitcoin di situs Exchange
Jangan pernah menyimpan Bitcoin dalam jumlah besar di website Exchange dalam jangka waktu yang lama, karena wallet yang disediakan situs Exchange pada dasarnya adalah alamat wallet mereka apalagi jika wallet tersebut memiliki fitur generate (membuat wallet baru) maka dapat dipastikan Bitcoin anda akan hilang. Untuk menyimpan saldo Bitcoin dengan jumlah besar dan dalam jangka panjang sebaiknya gunakan wallet dari penyedia layanan khusus pembuatan wallet.

Demikianlah 5 Tips Menjaga Wallet Bitcoin Agar Tetap Aman. Untuk melengkapi postingan ini, ada baiknya anda juga menyimak tentang Tips Memilih Wallet Bitcoin Yang Baik dan 5 Wallet Bitcoin (Hardware) Terbaik. Semoga tips ini dapat bermanfaat untuk anda