Apa Itu Hard Fork dan Apa Yang Harus Dilakukan?

goosebit advertise 728x90 cheap promotion

Apa itu Hard Fork?

Topik hangat belakangan ini di dunia cryptocurrency adalah isu Hard Fork Bitcoin. Namun, tahukah Anda apa itu Hard Fork? Fork dalam Bahasa Inggris berarti garpu. Bayangkan bentuk garpu, memiliki gagang dan diujungnya terdapat cabang-cabang kecil (gigi garpu). Fork dalam istilah bisnis adalah pembuatan cabang baru dari kode yang sudah ada guna memulai proyek yang lainnya. Cabang yang tercipta dari dari hasil fork ini dapat dikembangkan secara independen dari proyek utamanya.

Apa Itu Hard Fork Bitcoin dan Apa Yang Harus Dilakukan

Produk-produk koin digital (cryptocurrency) yang lahir setelah era Bitcoin bersumber dari proses fork atau Hard Fork. Lalu apa itu Hard Fork? Hard ForkĀ adalah kondisi ketika tim pengembang suatu cryptocurrency setuju untuk mengaplikasikan fitur atau perubahan baru ke sistem programming koin tersebut. Biasanya hal ini dilakukan untuk mengamankan jaringan cryptocurrency atau beradaptasi dengan jumlah pengguna koin yang semakin banyak dan berkembang. Hard Fork bisa menyebabkan adanya ketidakcocokan antara versi lama dan versi baru, sehingga semua pengguna cryptocurrency perlu memperbarui semua aplikasi yang terkait dengan koin tersebut agar dapat tetap bertransaksi dengan baik.

Hard Fork Bitcoin

Bitcoin tumbuh dan berkembang dengan pesat seperti sekarang karena didukung oleh komunitasnya yang loyal. Komunitas Bitcoin ini terdiri dari pengguna, platform exchange (market), platform layanan dompet (wallet), bisnis, developer, dan penambang (miner). Seiring dengan tren penggunaan Bitcoin yang semakin populer, saai ini Bitcoin hanya dapat memproses transaksi dalam jumlah tertentu karena keterbatasan ukuran blok (block size). Hal ini menyebabkan transaksi keluar dan masuk Bitcoin menjadi lambat dan lebih mahal dari beberapa tahun sebelumnya. Hal inilah yang diperdebatkan oleh komunitas-komunitas terkait sehingga memunculkan gagasan untuk Hard Fork.

Apa Itu Hard Fork Bitcoin dan Apa Yang Harus Saya Lakukan

Bitcoin adalah teknologi financial open source yang melalui kesepakatan bersama dalam pembentukannya. Siapapun berhak mengajukan perubahan dan perbaikan pada teknologi Bitcoin. Penambang Bitcoin diperbolehkan untuk vote dan mengimplementasikan perubahan tersebut, dan pengguna Bitcoin dapat memutuskan untuk mengikuti perubahan tersebut atau tidak.

Jika perubahan yang diajukan cukup signifikan, teknologi versi baru (dalam hal ini Bitcoin versi baru) akan tercipta. Versi baru ini mungkin saja tidak cocok dengan versi lama. Jika komunitas Bitcoin merasa perubahan ini kontroversial, versi baru akan melakukan fork dari cabang utama (versi lama) dan beroperasi dengan aturan baru (versi baru). Dengan kata lain, dua teknologi tersebut akan jalan sendiri-sendiri, seperti halnya Bitcoin yang melahirkan Bitcoin Cash. “Karena proses fork terlalu keras, maka akhirnya Bitcoin pecah jadi dua”.

Bagaimana nasib Bitcoin saya setelah Hard Fork?

Pada umumnya, jika Bitcoin dipecah menjadi dua, maka jumlah Bitcoin yang Anda miliki sebelum Hard Fork berlangsung akan dipecah juga. Dipecah di sini bukan berarti dibagi, tapi lebih tepatnya dikloning. Misalnya, jika Anda memiliki 10 Bitcoin, Anda akan memiliki saldo 10 Bitcoin versi lama dan 10 Bitcoin versi baru setelah Hard Fork terjadi.

Apa yang harus dilakukan?

Untuk memastikan bahwa Anda nantinya memperoleh produk Bitcoin baru dari hasil Hard Fork ini, ada baiknya Anda aktif mengikuti update dari penyedia layanan dompet Bitcoin (wallet) tempat dimana Anda menyimpan Bitcoin sebelum Hard Fork terjadi. Hard Fork mata uang digital (cryptocurrency) adalah persoalan yang bersifat sangat teknis. Anda harus jeli dalam mengikuti perkembangan-perkembangan yang terjadi.