SEC Memperingatkan Selebriti Yang Mempromosikan ICO

goosebit advertise 728x90 cheap promotion

US Securities and Exchange Commission (SEC) telah memperingatkan bahwa Initial Coin Offering (ICO) yang didukung oleh selebriti bisa jadi hal yang ilegal. Komisi tersebut mengklaim bahwa selebriti yang mempromosikan penjualan token dapat melanggar undang-undang “anti-touting” jika mereka tidak mengungkapkan kompensasi yang mereka terima dari dukungan mereka. Peringatan yang dilakukan oleh SEC ini adalah sebagai respon terhadap maraknya selebriti yang mempromosikan ICO pada beberapa peridode terakhir.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh badan tersebut pada awal November 2017, SEC mengklaim bahwa selebriti harus mengungkapkan kompensasi yang mereka terima untuk mendukung penjualan token agar tidak melanggar undang-undang anti-touting.

Celebrities and others are using social media networks to encourage the public to purchase stocks and other investments. These endorsements may be unlawful if they do not disclose the nature, source, and amount of any compensation paid, directly or indirectly, by the company in exchange for the endorsement.

Selebriti yang mempromosikan ICO

Beberapa tokoh terkenal telah mendukung sejumlah ICO yang berbeda dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan September 2017, juara tinju yang tak terkalahkan Floyd Mayweather telah mempromosikan ICO startup cryptocurrency, Centra.

Sementara itu, aktor Jamie Foxx juga telah diendorse untuk mempromosikan token Cobinhood, yang diiklankan sebagai pertukaran mata uang virtual tanpa biaya. Pewaris hotel sekaligus bintang reality show, Paris Hilton juga telah mendukung ICO dari usaha yang disebut Lydian. Pada tahun 2016, Hilton mengumumkan bahwa dia berkelana ke milenium baru layanan teknologi, komunitas, dan sosial.

Peringatan SEC

Dalam peringatannya, SEC menyarankan agar para calon investor tidak mendasarkan keputusannya dalam berinvestasi hanya karena adanya endorsement seorang selebriti. Diklaim bahwa promosi selebriti bisa saja menjadi bagian dari iklan berbayar.

Investors should note that celebrity endorsements may appear unbiased, but instead may be part of a paid promotion. Investment decisions should not be based solely on an endorsement by a promoter or other individual.

Sumber: Cointelegraph.com